Selamat datang di SMP Negeri 1 Selogiri - SEKOLAH INOVATIF MENUJU GENERASI RELIGIUS DAN KOMPETITIF

Prestasi

SMP NEGERI 1
SELOGIRI

Sekolah Inovatif Menuju Generasi Religius Dan Kompetitif

Prestasi

Mengukir Prestasi, Membanggakan Sekolah

Kami dengan bangga mempersembahkan halaman prestasi SMP Negeri 1 Selogiri yang menampilkan berbagai pencapaian gemilang siswa-siswi kami di berbagai bidang kompetisi. Sebagai sekolah unggulan di Wonogiri, kami terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka melalui berbagai ajang lomba baik akademik maupun non-akademik.

Halaman ini mencatat perjalanan prestasi siswa kami yang telah mengharumkan nama sekolah di berbagai tingkatan – mulai dari kompetisi kecamatan, kabupaten, hingga nasional. Setiap penghargaan dan medali yang diraih merupakan bukti nyata dari kerja keras siswa, pembimbing, serta dukungan seluruh warga sekolah.

Kami percaya bahwa prestasi bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga tentang proses belajar, pengembangan karakter, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh setiap peserta didik.

Kategori Prestasi:

  • Akademik: Olimpiade Sains, Lomba Karya Ilmiah

  • Seni & Budaya: Festival Seni, Karawitan, Tari

  • Olahraga: Turnamen Bola Voli, Pencak Silat

  • Keagamaan: MTQ, Kaligrafi

  • Lainnya: Pramuka, KIR, Debat Bahasa

Mari kita apresiasi setiap usaha dan pencapaian mereka, karena prestasi hari ini adalah inspirasi untuk generasi penerus besok.

“Satu prestasi menginspirasi seribu semangat baru!”

SMP Negeri 1 Selogiri

Ikuti Jejak Sang Ayah, Kiper Cilik SMPN 1 Selogiri Ini Jadi Pahlawan New Persik’s! Cleon Sanjaya Bikin Stadion Pringgodani Bergemuruh

 

Korinta Cleon Sanjaya

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama Korinta Cleon Sanjaya mendadak jadi buah bibir di Stadion Pringgodani, Wonogiri. Di tengah tekanan adu penalti Piala Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri KU-12 Tahun 2025, kiper cilik SSB New Persik’s ini tampil bak tembok hidup. Sorak sorai penonton pecah saat Cleon dengan refleks tajamnya menepis bola dan menjaga asa timnya tetap menyala.

Laga sengit melawan JFA Jatipurno, Kamis (18/12/2025), harus ditentukan lewat adu penalti. Di momen paling krusial itu, Cleon berdiri tenang di bawah mistar. Tatapannya fokus, tubuhnya sigap, dan instingnya bekerja sempurna. Satu demi satu tendangan lawan dibaca dengan jeli. Tepisan Cleon menjadi titik balik, mengantar SSB New Persik’s menang tipis 2-1 sekaligus memantik decak kagum ribuan pasang mata.

Teriakan suporter New Persik’s menggema menyebut namanya. Cleon bukan sekadar kiper, ia adalah penentu.

Di balik performa impresif tersebut, Cleon adalah sosok sederhana. Lahir pada 6 September 2013, bocah 12 tahun ini tercatat sebagai siswa SMP Negeri 1 Selogiri, Wonogiri. Di sela kesibukan belajar di sekolah, Cleon konsisten mengasah kemampuannya di lapangan hijau, membuktikan bahwa prestasi akademik dan olahraga bisa berjalan beriringan.

Pilihan Cleon menjadi penjaga gawang bukan keputusan instan. Ada cerita tentang keteladanan seorang ayah di baliknya. Sosok Fidelis Adhi Sanjaya, sang ayah, dulunya juga dikenal sebagai kiper. Dari sanalah mimpi Cleon bersemi.

“Jadi kiper karena ingin mengikuti jejak Ayah yang dulu juga seorang kiper,” ujar Cleon dengan nada mantap, mencerminkan tekad yang tak main-main meski usianya masih belia.

Dukungan keluarga menjadi fondasi utama perjalanan Cleon. Sang ibu, Delvina Jamani Oktaviani, serta sang kakek, Andreas Suparjo, selalu hadir memberi semangat. Mereka tak sekadar menyaksikan, tapi juga menanamkan nilai disiplin, kerja keras, dan keberanian menghadapi tekanan.

Bagi Cleon, posisi kiper bukan sekadar berdiri di bawah mistar. “Menjadi kiper itu tanggung jawab besar,” prinsip itu ia pegang teguh. Ia paham, satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal bagi tim. Namun justru di sanalah mentalnya ditempa: berdiri sebagai benteng terakhir, mengambil keputusan dalam sepersekian detik, dan siap disorot saat keadaan genting.

Dalam proses belajar dan berkembang, Cleon menjadikan David De Gea sebagai panutan. Refleks cepat, ketenangan di bawah tekanan, dan keberanian keluar dari sarang menjadi kualitas yang ia tiru dari mantan kiper Manchester United tersebut. Setiap latihan, setiap pertandingan, selalu menjadi ruang belajar bagi Cleon untuk mendekati versi terbaik dirinya.

Penampilan gemilang Cleon di ajang Piala Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri bukan sekadar catatan statistik. Ini adalah sinyal kuat bahwa Wonogiri, termasuk dari bangku SMPN 1 Selogiri, menyimpan bibit-bibit emas sepak bola masa depan. Usia muda bukan halangan untuk tampil menentukan, selama ada kemauan, latihan serius, dan dukungan yang tepat.

Dari Stadion Pringgodani, Cleon menyampaikan pesan tanpa kata: mimpi besar bisa dimulai dari mana saja. Dari sekolah negeri di Selogiri, dari lapangan sederhana, dari doa orang tua, dan dari keberanian berdiri menghadapi tekanan. Jika konsistensi ini terjaga, bukan mustahil suatu hari nama Korinta Cleon Sanjaya akan melangkah lebih jauh, membawa harum Wonogiri di level yang lebih tinggi. Aris Arianto


Berita ini telah tayang di Website Joglosemarnews.com
Judul: Ikuti Jejak Sang Ayah, Kiper Cilik SMPN 1 Selogiri Ini Jadi Pahlawan New Persik’s! Cleon Sanjaya Bikin Stadion Pringgodani Bergemuruh » JOGLOSEMAR NEWS
Link: https://joglosemarnews.com/2025/12/ikuti-jejak-sang-ayah-kiper-cilik-smpn-1-selogiri-ini-jadi-pahlawan-new-persiks-cleon-sanjaya-bikin-stadion-pringgodani-bergemuruh/

SMPN 1 SELOGIRI SABET JUARA 2 TINGKAT NASIONAL LOMBA MENOREH FESTIVAL TOURISM

Senin, 27 Oktober 2025, menjadi hari yang membahagiakan dari seni kethek ogleng dan karawitan yang tergabung dalam kontingen Seni dari Kabupaten Wonogiri yang mewakili Lomba di Kulon Progo, Yogyakarta. Lomba berjudul MENOREH Festival Tourism diikuti oleh peserta dari berbagai Wilayah di Indonesia. Lomba tersebut berlangsung selama 4 jam penuh dan dapat dilihat di kanal youtube Pemkab Kulon Progo. Festival ini juga sebagai bagian dari HUT Kabupaten Kulon Progo yang ke-74.

Gambar 1. Tim Kethek Ogleng Kabupaten Wonogiri

Seleksi yang ketat

Setelah informasi terkait lomba tersebut diterbitkan dan SMPN 1 Selogiri selaku sekolah yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri sebagai tim perwakilan dari Kabupaten Wonogiri tersebut menjawab dengan kesanggupan, maka Bapak Kepala Sekolah beserta tim guru kesenian (Bowo Nurcahyo, S.Sn dan Rosita Tuti Hartini, S.Sn) segera merapatkan dan membentuk kelompok tari dan karawitan. Bowo selaku guru seni tari kemudian menggandeng sanggar Ludiro Wonogiri untuk membuat konsep tari yang akan ditampilkan. Kemudian mereka berdua menyeleksi setidaknya 50 siswa yang akan diseleksi menjadi 25 siswa saja. Disisi lain, tim karawitan langsung dinahkodai oleh Rosita Tuti Hartini, S.Sn selaku guru seni karawitan SPENSEL.

 

Latihan selama 1 bulan penuh

Latihan dimulai sejak awal seleksi. Tim tari melakukan latihan dengan full team 50 siswa di aula sementara tim karawitan memakai tim inti SPENSEL yang telah banyak makan asam garam di dalam perhelatan lomba di berbagai tempat. Mereka berlatih di ruangan karawitan. Tiap hari mereka latihan dimulai dari jam 8 – 12 siang tanpa jeda. Saat ditemui tim redaksi SPENSEL, Bowo mengungkapkan bahwa latihan untuk lomba ini dilakukan secara disiplin. “Kita berlatih dari jam 7.30 hingga 12.00 siang dengan sedikit saja jedanya sehingga diperlukan fisik yang kuat dan ingatan yang kuat pula akan gerakan-gerakannya”, ungkap Bowo. Sementara tim karawitan berlatih hingga sore hari bahkan terkadang hingga magrib.

Gambar 2. Berlatih di luar sekolah

Setelah terjadi seleksi dan tim inti telah terbentuk, maka mereka berlatih intensif. Jika ada jeda waktu, pembimbing juga berkunjung ke ruang karawitan untuk menyelaraskan lagu yang akan dibawakan secara live dengan gerak tarian yang akan dibawakan. Pada tahap pematangan, kedua tim ini sering berlatih bersama agar semakin menyatu antara gerakan dengan gendingnya. Gladi bersih juga dilaksanakan di luar sekolah agar siswa terbiasa dengan tontonan dari khalayak ramai dan melatih mental mereka.

Show Time

H-1 Perlombaan, Tim kesenian SPENSEL bersiap sejak sore di sekolah. Mereka berangkat malam menuju Kabupaten Kulonprogo pada malam hari, sekitar pukul 21.00 WIB dan sampai tempat tujuan sekitar pukul 00.00 WIB. Mereka beristirahat sebentar dan pukul 03.00 pagi mereka bangun dan bersiap-siap untuk dirias. Mereka mempersiapkan segala peralatan sejak pagi. Saat pagelaran dimulai, tim penari bersiap secara fisik karena akan berjalan menempuh jarak beberapa kilometer sebelum mereka finish, sementara tim karawitan menaiki truk yang akan berjalan di depan tim penari.

Sepanjang perjalanan mereka melakukan pertunjukan yang menghibur yang diiringi tim karawitan. Setelah berada di depan panggung pertunjukan, stamina mereka seakan tidak habis. Mereka melakukan pertunjukan secara maksimal dibarengi dengan iringan gending karawitan yang dilaksanakan secara langsung. Hingga pada akhir pertunjukan, mereka mendapatkan sambutan yang meriah dari para juri dan hadirin yang melihat. Dan di sisa perjalanan menuju garis finish, mereka masih melakukan pertunjukan kembali.

Gambar 3. Malam penganugrahan juara di Kulon Progo

Setelah beberapa hari berlangsung, hasil penjurian Menoreh Festival Tourism yang dilaksanakan oleh Pemkab Kulon Progo diumukan di berbagai media. Dan hasilnya SMP N 1 Selogiri berhasil keluar sebagai juara 2 dalam gelaran lomba yang bertingkat Nasional tersebut. Satu minggu kemudian, Bapak kepala sekolah didampingi oleh guru seni berangkat ke Kulon Progo untuk memenuhi undangan penyerahan piala dalam acara Puncak Ulang Tahun Kabupaten Kulon Progo.

Juara 1 Seni Beregu Putri, Juara 2 Pencak Silat Putra, Juara 3 Pencak Silat Putra

Selamat Dan Sukses Kepada

  1. Nayla Alta Funnisa 9A
  2. Tri Cyananda Ramadani 9A
  3. Jovina Aurelia Cahaya Susilo 9F
  4. Ramadhan Fatur Nugraha 9F
  5. Khrisna Arwa Genta Samudara 8A

“Kejuaraan Provinsi PSHT Jawa Tengah”

  • Juara 1 Seni Beregu Putri
  • Juara 2 Pencak Silat Putra
  • Juara 3 Pencak Silat Putra

Siswa-siswi SMP Negeri 1 Selogiri kembali menorehkan prestasi luar biasa dalam Kejuaraan Provinsi PSHT Jawa Tengah. Tim yang terdiri dari Nayla Alta Funnisa (9A), Tri Cyananda Ramadani (9A), dan Jovina Aurelia Cahaya Susilo (9F) berhasil meraih Juara 1 kategori Seni Beregu Putri, menunjukkan kekompakan dan keindahan gerakan dalam seni pencak silat. Sementara itu, Ramadhan Fatur Nugraha (9F) meraih Juara 2 kategori Pencak Silat Putra, dan Khrisna Arwa Genta Samudara (8A) menyusul dengan prestasi Juara 3 di kategori yang sama. Deretan prestasi ini menjadi bukti nyata semangat juang, disiplin, dan komitmen siswa SMP Negeri 1 Selogiri dalam mengukir prestasi di tingkat provinsi serta mengharumkan nama sekolah.

Juara 2 Pencak Silat PSHT Championship National Student Series Beregu Putri Remaja (14th-17th)

Selamat Dan Sukses Kepada

  1. Jovina Aurelia Cahaya Susilo 9F
  2. Nayla Alta Funnisa 9A
  3. Tri Cyananda Ramadani 9A

Jovina Aurelia Cahaya Susilo (9F), Nayla Alta Funnisa (9A), dan Tri Cyananda Ramadani (9A) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 2 kategori Beregu Putri Remaja (14–17 tahun) dalam ajang Pencak Silat PSHT Championship National Student Series. Pencapaian ini menunjukkan dedikasi tinggi, kerja sama tim yang solid, serta semangat juang luar biasa dari para siswi SMP Negeri 1 Selogiri dalam melestarikan dan mengembangkan olahraga bela diri tradisional Indonesia di tingkat nasional.

Juara 1 Cabang Lomba Kreativitas Musik Tradisional FLS2N Jenjang SMP Kabupaten Wonogiri Tahun 2024

Selamat Dan Sukses Kepada

Tim FLS2N SMP Negeri 1 Selogiri

Tim FLS2N SMP Negeri 1 Selogiri berhasil meraih Juara 1 dalam Cabang Lomba Kreativitas Musik Tradisional pada ajang FLS2N Jenjang SMP Kabupaten Wonogiri Tahun 2024. Prestasi gemilang ini mencerminkan kecintaan dan kepiawaian para siswa dalam melestarikan budaya lokal melalui karya musik yang kreatif dan penuh makna. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa semangat berkesenian dan kolaborasi yang solid mampu membawa nama sekolah bersinar di tingkat kabupaten.

Juara 1 Seni Solo Kreatif Putri Pra-Remaja Piala Kapolres Kota Salatiga Kejuaraan Ganesha Cup III

Selamat Dan Sukses Kepada

Abiseka Pradipta Mahidhara 8E

Abiseka Pradipta Mahidhara, siswi kelas 8E SMP Negeri 1 Selogiri, berhasil meraih Juara 1 kategori Seni Solo Kreatif Putri Pra-Remaja dalam ajang bergengsi Piala Kapolres Kota Salatiga – Kejuaraan Ganesha Cup III. Prestasi ini menunjukkan bakat dan kreativitas luar biasa yang dimiliki Abiseka dalam bidang pencak silat seni, sekaligus mengharumkan nama sekolah di tingkat regional. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus mengembangkan potensi dan berprestasi di berbagai bidang.

Juara 1 Beregu Putri Pra Remaja Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Surakarta

Selamat Dan Sukses Kepada

  1. Prisya Adzillah Haunaa 9 G
  2. Eka Isfa Azizah 9E
  3. Aprilia Putri Ahsani 9 ES

Tiga siswi SMP Negeri 1 Selogiri, yaitu Prisya Adzillah Haunaa (9G), Eka Isfa Azizah (9E), dan Aprilia Putri Ahsani (9ES), berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 Beregu Putri Pra Remaja dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Walikota Surakarta. Kemenangan ini menjadi bukti semangat juang dan kerja sama tim yang luar biasa dari para atlet muda SMP Negeri 1 Selogiri. Prestasi ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa generasi muda mampu melestarikan budaya bangsa melalui pencak silat dan mengukir prestasi di tingkat kota.

Juara 2 Kejuaraan Pencak Silat Kota Surakarta

Selamat Dan Sukses kepada

Cantika indah permatasari kelas VIII B

SMP Negeri 1 Selogiri kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui siswinya, Cantika Indah Permatasari dari kelas VIII B, yang berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Kota Surakarta. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa para siswa SMP Negeri 1 Selogiri tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersinar di kancah olahraga, khususnya dalam seni bela diri tradisional Indonesia. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.