Selamat datang di SMP Negeri 1 Selogiri - SEKOLAH INOVATIF MENUJU GENERASI RELIGIUS DAN KOMPETITIF

KEMERIAHAN HUT KE-57 TAHUN SMP NEGERI 1 SELOGIRI

Senin, 5 Januari 2026, tepatnya pada masuk hari pertama sekolah, SMP Negeri 1 Selogiri menyelenggarakan Hari Ulang Tahun (HUT) sekolah yang ke-57. HUT di tahun ini mengusung tema “menggali potensi mengukir prestasi”. Bowo Nurcahyo selaku ketua panitia HUT mengungkapkan bahwa tema tersebut merupakan pondasi awal dalam menyeleksi bibit-bibit unggul pada berbagai bidang studi agar kedepannya […]

Ikuti Jejak Sang Ayah, Kiper Cilik SMPN 1 Selogiri Ini Jadi Pahlawan New Persik’s! Cleon Sanjaya Bikin Stadion Pringgodani Bergemuruh

  Korinta Cleon Sanjaya WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nama Korinta Cleon Sanjaya mendadak jadi buah bibir di Stadion Pringgodani, Wonogiri. Di tengah tekanan adu penalti Piala Bupati dan Wakil Bupati Wonogiri KU-12 Tahun 2025, kiper cilik SSB New Persik’s ini tampil bak tembok hidup. Sorak sorai penonton pecah saat Cleon dengan refleks tajamnya menepis bola dan […]

SMPN 1 SELOGIRI SABET JUARA 2 TINGKAT NASIONAL LOMBA MENOREH FESTIVAL TOURISM

Senin, 27 Oktober 2025, menjadi hari yang membahagiakan dari seni kethek ogleng dan karawitan yang tergabung dalam kontingen Seni dari Kabupaten Wonogiri yang mewakili Lomba di Kulon Progo, Yogyakarta. Lomba berjudul MENOREH Festival Tourism diikuti oleh peserta dari berbagai Wilayah di Indonesia. Lomba tersebut berlangsung selama 4 jam penuh dan dapat dilihat di kanal youtube […]

Table of Contents

KEGIATAN KEAGAMAAN SMPN 1 SELOGIRI

                 Mulai Senin, 18 Maret 2025, SMP Negeri 1 Selogiri mengadakan kegiatan keagamaan yang akan berlangsung selama 4 hari ke depan (Senin – Kamis). Dimulai pada hari Senin, siswa-siswi yang beragama Islam mengadakan kegiatan Nuzulul Qur’an yang dilaksanakan di Pendopo sekolah. Sementara siswa-siswi yang beragama Kristen dan Katholik mengadakan kegiatan keagamaan di Luar Sekolah, yaitu di Goa Maria yang berlokasi di Mojosongo, Surakarta.

Kegiatan Nuzulul Qur’an

                  Sebelum kegiatan Nuzulul Qur’an dimulai, siswa – siswi yang beragama Islam diminta oleh pengampu masing-masing kelas untuk melaksanakan BTQ di kelas masing-masing. Sementara itu, siswa dari tiap kelas diminta untuk melaksanakan sholat Dhuha di mushola sekolah secara bergantian yang dimulai dari kelas VII hingga kelas IX. Setelah kegiatan awal selesai, siswa diberikan jeda waktu 15 menit untuk beristirahat sembari menunggu kegiatan inti dimulai. Sekitar pukul 09.00, kegiatan Nuzulul Qur’an dimulai. Kegiatan dibagi menjadi 3 sesi, yaitu kegiatan pra – acara kemudian dilanjutkan kajian dari Nuzulul Qur’an dan ditutup dengan mengumpulkan ringkasan ceramah yang telah dirangkum oleh siswa kepada wali kelas masing-masing. Kegiatan tersebut juga akan dipandu oleh 2 pembawa acara, yaitu Bapak Bowo Nurcahyo dan Ibu Setyaningsih.

Gambar 1. Kajian Nuzulul Qur’an oleh Ust. Abdullah

                      Kegiatan pra-acara diisi dengan penampilan dari 3 siswa, yaitu Qisty Sabrina Salsabila dari kelas 9C yang mengisi tilawah, dilanjutan oleh Fatin Nuha dari kelas 8H yang mengisi tahfidz, dan Kultum yang diisi oleh Almaira dari kelas 8E. Setelah Acara pra-acara selesai, host mengarahkan ke acara inti. Sesi acara inti dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang dibacakan oleh Risky Fadhillah Nur P dari kelas 7H dan dianjutkan oleh sambutan dari Bapak Kepala Sekolah.

                     Pada kegiatan Nuzulul Qur’an kali ini diisi oleh Ustadz H. Abdullah Rabbani. Beliau menyampaikan beberapa kajian tentang turunnya Al Qur’an dari penyebab turunnya Al Qur’an, Ayat yang pertama kali turun, hingga kunci-kunci sukses menurut Al Qur’an. “Kunci sukses menurut Al Qur’an setidaknya ada 3, yaitu yang pertama disiplin daam beribadah terutama dalam menjalanan sholat, yang kedua berbakti kepada kedua orang tua tidak hanya orang tua di rumah akan tetapi juga bapak dan ibu guru yang ada di sekolah selaku orang tua kedua, dan yang terakhir adalah berkarakter jujur”, ucap beliau dalam ceramahnya. Pada akhir kegiatan, siswa diminta untuk mengupulkan rangkuman yang telah ditulis di buku masing-masing sebagai syarat agar siswa bisa pulang.

Kegiatan Kerohanian Bagi Non Muslim

                     Siswa dan siswi yang beragama Kristen dan Katholik juga melaksanakan kegiatan keagamaan di luar sekolah. Mereka mengunjungi sebuah tempat yang digunakan untuk peribadatan, yaitu Goa Maria yang terletak di daerah Mojosongo dengan menggunakan Mini Bus. Siswa dan siswi tersebut didampingi oleh guru-guru yang beragama kristen maupun katholik. Setelah bapak kepala sekolah memberikan izin, mereka berangkat dari SMPN 1 Selogiri sekitar pukul 08.00 dan sampai di lokasi tujuan sekitar pukul 09.00.

                     Setelah memasuki lokasi peribadatan Bapak Bambang membagikan buku panduan ibadah dilanjutkan dengan melakukan doa pembuka secara bersama-sama. Dalam kegiatan tersebut, guru agama kristen dan katholik memberikan khotbah yang dilaksanakan secara bergantian. Topik bahasan dalam kegiatan tersebut ada 2, yaitu tentang menjaga alam sekitar dan juga penggunaan ponsel dalam kehidupan sehari-hari. “Zaman sekarang, anak-anak akan lupa jika sudah memegang hp. Kalian jika mengisi kuota internet di hp, gunakanlah dengan bijak dan positif. Akan sia-sia apabila kalian gunakan untuk hal-hal yang negatif”, ucap Ibu Marda dan Pak Bambang dalam khotbahnya.

                    Setelah sesi khotbah selesai diakukan, mereka melakukan ibadah secara mandiri di tempat tersebut. Mereka diberikan waktu sekitar 15 menit untuk beribadah dan diberikan waktu jeda beberapa saat untuk istirahat. Sekitar pukul 11.30 siswa dan guru pendamping bersiap-siap untuk kembali ke sekolah. Mereka tiba di sekolah pada pukul 12.50. #admF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *