Pada tanggal 13 September 2025 kemarin, SMP Negeri 1 Selogiri menyelenggarakan sebuah acara Maulid Nabi yang dilaksanakan di pendopo SMP Negeri 1 Selogiri. Acara tersebut telah diagendakan oleh Tim Mata Pelajaran Agama Islam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ustadz H. Asfari, S.Ag yang berasal dari Kemenag Wonogiri. Sebelum acara dimulai, semua siswa yang beragama islam menjalankan sholat Dhuha di halaman sekolah diikuti dengan sedikit tausiyah dari Bapak Anwar selaku guru PAI. Setelah selesai, siswa diajak ke pendopo untuk melaksanakan aktivitas selanjutnya.
Gambar 1. Sholat dhuha bersama-sama
Sambil menunggu mubaligh datang di SMP Negeri 1 Selogiri, bapak Slamet Susilo membuka kegiatan maulid nabi di hadapan siswa-siswi SMP Negeri 1 Selogiri dengan semangat. Kemudian selang beberapa waktu para siswa disuguhkan dengan tampilan hadroh yang dikoordinir oleh ibu Fitri Widyaningsih. Tim hadroh mempersembahkan 2 lagu islam di hadapan seluruh siswa yang hadir. Kemudian sebelum acara utama dimulai, lantunan ayat suci Al Qur’an yang dibawakan oleh ananda Rizky Fadhillah dari kelas 8H menggema di Aula. Suara di sekitar aula seketika hening saat ayat-ayat Allah dibacakan dengan apik oleh Rizky.
Gambar 2. Tim Hadroh SPENSEL
Setelah selesai dengan lantunan ayat Al Qur’an, Bapak Agus Joko Sumarno, selaku kepala sekolah memberikan sambutannya. Beliau berpesan untuk mendengarkan dengan baik apa yang akan disampaikan oleh penceramah sehingga di akhir kegiatan kita semakin mengetahui tentang apa itu Maulid Nabi. Di samping itu beliau juga mengingatkan untuk mengedepankan adab (diam dan mendengarkan) pada saat ada orang lain sedang berbicara.
Ustadz Asfari memulai ceramahnya setelah bapak kepala sekolah menyelesaikan sambutannya. Beliau mulai dengan menyampaikan judul dari ceramah tersebut, yaitu “Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW”. Kemudian beliau bertanya kepada beberapa siswa tentang apa itu maulid nabi dan kapan Nabi Muhammad Lahir. Beberapa siswa menjawab pertanyaan beliau akan tetapi untuk pertanyaan Kapan Nabi Muhammad dilahirkan, para siswa belum mengetahuinya. “Maulid artinya hari kelahiran dan Nabi Muhammad dilahirkan pada tanggal 12 Rabiul ‘Awal / 20 April / Tahun Fiil (Tahun Gajah) / 571 Masehi,” jelas Bapak Asfari kepada siswa.
Gambar 3. Penyampaian tausiyah oleh Ust. Asfari, S.Ag
Kemudian ustadz Asfari mengajak bersolawat kepada nabi secara bersama-sama sembari memberikan catatan berupa sebuah lagu yang berisi hari kelahiran dan silsilah Nabi Muhammad. Setelah siswa selesai mencatat, mereka mempraktekkan lagu maulid nabi tersebut secara bersama-sama. “mengapa tahun lahir nabi disebut dengan tahun gajah?. Karena pada saat itu ada pasukan gajah yang akan merusak ka’bah yang dipimpin oleh raja Abrahah namun digagalkan oleh Allah. Makanya tahun itu dikenal dengan tahun gajah”,Tambah bapak Asfari.
Siswa terlihat sangat antusias sekali dalam mengikuti ceramah dari ustadz Asfari. Di penghujung acara ustadz Asfari menyampaikan agar kita sebagai umat muslim dapat meneladani sifat-sifat nabi yang akhir-akhir ini sudah sangat jarang dilaksanakan. Kemudian beliau menutup majelis dengan memimpin doa sebagai tanda berakhirnya kegiatan maulid nabi. #AdmF